Meumeo.com - Cokelat yang khas dengan rasanya yang manis
ini sangat berjaya di dunia. Cokelat sendiri memiliki banyak sekali penggemar.
Cokelat biasanya dijadikan sebagai camilan manis yang cocok disantap saat bersantai
dengan teman maupun keluarga. Pernahkah Anda mendengar Kampung Cokelat
sebelumnya? Nama wisata yang satu ini tentu dapat menarik perhatian bagi siapa
saja yang mendengarnya. Penasaran tentang Kampung Cokelat ini? Simak pembahasan
lengkapnya berikut ini.
Dimana Wisata Kampung Cokelat?
Wisata Kampung Cokelat ini berada di Blitar
Jawa Timur. Lebih tepatnya, di Jalan Benteng Blorok 18, Desa Plosorejo,
Kecamaan Kademangan, Blitar. Berjalan dari arah Kota Blitar Selatan, Anda akan
melewati jembatan Kademangan dan bertemu pertigaan yang dilengkapi petunjuk
menuju lokasi wisata Kampung Coklat
Blitar Jawa Timur ini.
Apa Kegiatan Wisata yang Bisa Dicoba?
Ketika Anda memasuki kawasan kampung ini,
sontak Anda akan mencium aroma cokelat yang khas. Anda selanjutnya harus
membeli tiket masuk dahulu di loket pembelian tiket. Harga tiket untuk memasuki
kawasan ini hanya berkisar 5000 rupiah per orang (jika tidak ada perubahan).
Selanjutnya Anda akan masuk ke kebuh yang telah didesain sedemikian
rupa sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk nongkrong dan berbincang dengan
kerabat. Pergi ke kampung cokelat tentu
akan terasa tidak lengkap jika tidak membeli cokelat. Kampung ini pun menawarkan berbagai makanan dan minuman seperti es cokelat, nasi cokelat, cokelat
panas, mi cokelat, es krim dan makanan lainnya dengan harga terjangkau.
Pepohonan kakao pun tertata rapi di kawasan ini, membuat Anda lebih merasakan
nuansa cokelat-nya.
Kampung Cokelat Blitar Jawa Timur ini juga
menawarkan wisata edukasi. Anda bisa melihat pohon cokela yang masih kecil,
memanen biji kakao, membuat pengolahan biji kakao dan lain sebagainya yang
selain seru pasti juga menambah pengetahuan Anda. Tarid wisata edukasi di sini
sangat terjangkau, hanya berkisar 15.000 – 50.000 rupiah.
Sejak Kapan Kampung Cokelat Berdiri?
Terakhir, mari kita ulas sedikit mengenai
sejarah kampung ini. Kampung cokelat seluas 750m2 ini telah ditanami Kakao
sejak tahun 2000. Kebun ini pun sebenarnya milik sebuah keluarga yakni Bapak
Kholid Mustofa yang dulunya adalah peternakan ayam petelur. Namun, beliau
mengalami kerugian besar karena virus flu burung yang melanda. Musibah itu pun
menghantarkannya pad aide-ide baru yang akhirnya jadilah seperti sekarang.
Itulah informasi mengenai Kampung Cokelat Blitar Jawa Timur yang bisa kami sampaikan. Semoga tulisan ini dapat memuaskan
rasa penasaran Anda tentang Kampung Cokelat.

0 Comment to " Lokasi, Kegiatan Wisata dan Asal Mula Kampung Cokelat "
Posting Komentar